Surabaya (beritajatim.com) - Keinginan Presiden Jokowi untuk menurunkan harga daging di harga Rp 80 ribu per Kg tak akan terjadi di Jatim. Sebab harga daging hidup per kilo gram (Kg) saja sudah Rp 50.000 di tingkat peternak.
Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim, Ardi Prasetyawan, harga daging dibawah Rp 80 ribu per Kg itu terjadi tahun 2011. Tahun 2014 dan 2015 saja sudah Rp 90 ribu. Saat ini harga ekonomis daging Rp 90 ribu hingga 100 ribu per Kg.
"Kalo diminta Rp 80 ribu, saya tidak tahu nasibnya peternak nanti gimana," ungkap Ardi, saat rapat TPID Jatim di Perpustakaan Bank Indonesia, Kamis (26/5/2016).
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Rohayati, Kepala Bidang, Agribisnis Dinas Peternakan Jatim, saat ini harga beli ternak hidup untuk digemukkan saja sudah Rp 50 ribu per Kg. Namun kini dijual dengan harga berat hidup 45 sampe 46 ribu per Kg.
"Saat ini saja peternak sudah rugi Rp 4 ribu per Kg. Apalagi saat ini sistem penjualan masih menggunakan taksiran bukan timbangan. Ini juga merugikan peternak," ungkapnya. Maka dari itu Para peternak sapi di himbau untuk menjual Hewan ternak nya dengan menggunakan Timbangan hewan ternak, sehingga para peternak tidak merupi.
Namun Rohayati mastikan stok daging sapi aman di Jatim. Di mana saat ini rumah potong hewan memotong 150 sapi dengan berat 400 Kg per sapinya setiap hari," tandasnya.[rea/kun]
Sumber : http://beritajatim.com/ekonomi/267582/di_jatim,_harga_sapi_tak_bisa_turun.html
Lihat juga video Proses penimbangan sapi, menggunakan timbangan hewan :
Video tutorial pemasangan timbangan hewan dari kami :
Lihat juga video Proses penimbangan sapi, menggunakan timbangan hewan :